Ronaldo Ingatkan Balotelli

Ronaldo+Luis+Nazario+de+Lima+CRhgtjmigWFm

Ronaldo Ingatkan Balotelli

Kabar Bola Terkini – Mantan bintang Brazil dan pemain idola dimana saja klub yang dia bela, Ronaldo Luiz Nazario de Lima mengatakan pada Mario Balotelli untuk tak menyia-nyiakan talenta yang dimilikinya. Nasehat Ronaldo merujuk pada nasib yang dialami mantan rekan setimnya di Brazil dan juga mantan juniornya di Inter, Adriano. Mario Balotelli telah menjadi bintang bagi Manchester City dan AC Milan tapi kelakuannya di luar lapangan yang unik dan eksentrik selalu menjadi santapan media, dalam konotasi yang buruk. Tahun 2011, Balotelli dan beberapa temannya dengan sengaja menyulut kembang api di rumahnya, ya anda tak salah dengar, Balotelli menyulut kembang api didalam ruangan, sementara itu dia juga memiliki berbagai macam insiden, tak perlu kita menyebut kembali insiden dia bertengkar dengan Roberto Mancini dan kelucuannya saat salah memakai kostum latihan.

Ronaldo menasehati Balotelli karena dia memiliki kesamaan dengan Adriano. Adriano adalah striker berbakat yang memiliki naluri gol luar biasa, tapi dia memiliki kepribadian yang tak bisa dibilang bagus. Pada akhirnya Adriano tidak memiliki karir yang seimbang dengan bakat yang diterimanya sejak lahir. “Kita semua pasti pernah melakukan beberapa hal yang bodoh dalam hidup ini, tapi penting untuk menyadari waktu yang tepat untuk berhenti,”kata Ronaldo dalam wawancara dengan La Gazetta dello Sport. Adriano mempunyai skill yang gila dan dia adalah pemain dengan fisik yang fantastis. Dia dapat melakukan apapun yang dia inginkan diatas lapangan hijau. Tapi sayang sekali, pada suatu titik dia tak sudah tak dapat melakukan keajaiban sesuai dengan bakat yang dia miliki.”

Pantas bila Ronaldo mengatakan skill yang dimiliki Adriano masuk dalam kategori skill yang gila. Adriano pada awal kemunculannya di Parma adalah tandem maut Adrian Mutu. Bermain bersama, dua striker yang memiliki tipikal permainan berbeda merobek-robek pertahanan klub Italia. Dua orang ini adalah kunci dari keberhasilan AC Parma mencapai spot UEFA Cup di musim 2003-2004. Keberhasilan itu menunjukkan kehebatan duet striker dari Brazil dan Rumania karena Parma pada saat itu bukanlah tim penuh bintang seperti pada akhir 90-an. Kegilaan Adriano semakin terlihat di masa awal kembalinya ke Inter, dia adalah pemain dengan tinggi 188 cm dan berat 85 kg, dengan badan sebesar itu, kegesitan dan kelincahan yang dimiliki tak kalah dengan pemain yang lebih mungil. Kekuatan lain Adriano adalah tendangan kaki kiri yang keras – bahkan pernah diteliti jika kekuatan tendangan bebas Adriano ke gawang Udinese mencapai 118 km/jam, tendangan bebas itu sukses menjebol gawang Udinese dari jarak 38 meter. Wow.

Sayang sekali karir hebat Adriano tak lebih dari itu karena dia tak bisa menjaga kelakuannya diluar lapangan. Jadi satu-satunya nasehat yang bisa saya berikan pada Balotelli adalah dia harus fokus pada sepakbola dan tak membuang bakat yang dia miliki. Pada umur 22 tahun, Balotelli masih sangat muda dan memiliki kesempatan untuk berkembang, tapi Ronaldo mengatkan “usianya yang muda tak boleh menjadi penanda kalau dia bisa melakukan hal apapun seenaknya.” Balotelli memiliki segalanya untuk menjadi pemain besar, tapi dia harus memenangkan gelar terlebih dulu. Perbedaan untuk menjadi juara dan hanya pemain besar tergantung pada kemampuan pemain untuk memenangkan gelar yang penting. Pemain muda Italia – yang sering mendapatkan perlakuan rasis dari supporter, tapi tetap kuat dan bermental baja untuk terus bermain – akan memiliki kesempatan pada Piala Konfederasi pekan ini. piala Konfederasi akan berlangsung selama dua minggu di Brazil