Bursa Bola Haruskah Menggunakan Wasit asing?

Haruskah Menggunakan Wasit asing

Haruskah Menggunakan Wasit asing?

Bursa Bola – Wasit, pengadil lapangan yang berperan sangat vital dalam berlangsungnya suatu pertandingan sepak bola. Terkadang peran wasit memang terlihat sepele, namun apabila di telaah lebih lanjut peran wasit sangat berpengaruh dengan kualitas pertandingan yang akan tersaji. Wasit haruslah memiliki kualitas yang baik dalam mengambil suatu keputusan di lapangan. Ketegasan dan keputusan yang sangat baik diperlukan untuk dapat mengontrol jalannya pertandingan dengan baik.

Wasit di Indonesia masih terlalu sedikit jumlahnya untuk dapat memimpin pertandingan liga Indonesia yang begitu banyak. Sementara itu, wasit yang tidak kompeten dapat memicu keributan akibat perotes berlebihan yang di lakukan pemain, official, dan para pennton. Hal ini sangat sering terjadi di laga laga yang berlangsung di Indonesia. Tidak jarang pemain melakukan hal hal yang tidak patut dilakukan di atas lapangan hijau seperti mendorong, memukul, bahkan menendang wasit. Apakah perlu penggunaan wasit asing di Liga Indonesia?

Tak Perlu Wasit Asing

Wacana penggunaan wasit asing di liga Indonesia sudah sejak lama mengemuka. Hanya ada 17 wasit yang secara kulaitas layak di LSI sehingga mendorong PSSI menggunakan wasit bagus dari luar negeri. Menurut Ketua Komite Wasit PSSI Roberto Rouw, Faktor terbesar kekerasan kepada wasit itu sendiri karena kurang berkualitas. Karena itu PSSI setuju penggunaan wasit asing di LSI. Wasit asal Kore Selatan dan Australia pun dijajaki untuk bertugas memimpin pertandingan di Indonesia. Alasannya cukup masuk akal, wasit dari kedua Negara tersebut cukup bagus. Berada di bawah naungan AFC, tetapi tidak terlalu mahal. Namun hingga kini belum juga ada tanda tanda wacana ini akan terlaksana. Banyak pecinta sepak bola tanah air mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan pilihan instan seperti layaknya naturalisasi pemain. Naturalisasi dilakukan untuk mengatasi minimnya pemain berkualitas yang ada di Indonesia. Cara isntan dan cepat yang di lakukan tersebut tentu saja ada dampak buruknya. Begitu pula penggunaan wasit asing di gunakan karena PSSI dan komite Wasit jarang melakukan pelatihan untuk pembinaan wasit sepak bola.

Menurut berita yang terdengar, setiap wasit asing akan di bayar $1000 per pertandingan atau sekitar Rp.10 juta, dua kali lipat dari wasit local yang dibayar Rp.5 juta. Ada beberapa hal yang tentunya negative dari penggunaan wasit asing ini. Pertama, biaya yang mahal akan semakin memberatkan dalam hal pembiayaan. Karena seama ini masih ada kasus keterlambatan pembayaran gaji wasit. Hal tersebut juga tentu akan menimbulkan kecemburuan antara wasit local dengan wasit asing. Tentu hal tersebut akan menimbulkan masalah di kemudian harinya. Kedua penggunaan wasit asing tidak memberikan pembelajaran yang berarti bagi wasit local. Wasit asing hanya akan berdampak pada pertandinga di liga saja tidak sampai perbaikan kualitas wasit local. Oleh karena itu, PSSI dan Komite Wasit harus focus memperhatikan pembinaan wasit local. Dana yang kini ada untuk menyewa wasit asing bisa di alokasikan untuk pembinaan wasit local saja. Selain itu perlu pula pengawasan yang ketat kepada setiap wasit yang berlaga di divisi bawah liga. Hal ini sangat penting untuk menjaga kualitas wasit yang dapat di promosikan. Bursa Bola