Bola Online Tevez Keliru Menilai Kompetisi Serie A

Tevez Keliru Menilai Kompetisi Serie A

Tevez Keliru Menilai Kompetisi Serie A

Bola Online – Penyerang anyar Carlos Tevez memiliki pola pandang yang keliru mengenai kompetisi Serie A. Sebelum menginjakkan kakinya di ranah Italia, Tevez menganggap tradisi persepakbolaan Italia berjalan sangat lambat dan hampir tidak ada pemain yang berlari di atas lapangan. Tevez, 29 tahun, mengakhiri masa penantian selama tujuh tahun di kompetisi Liga Premier ketika ia memutuskan untuk hijrah dari Manchester City guna memperkuat klub Juventus pada musim panas lalu. Namun demikian bintang berkewarganegaraan Argentina, yang sudah mencetak tiga gol dari enam penampilannya, mengakui prasangka tentang permainan sepakbola Italia telah berubah sejak kedatangannya. “Saya dapat memberitahu anda sebelumnya mengenai pemandangan saya terhadap persepakbolaan Italia,” ungkap Tevez. “Tadinya saya berpikir tidak ada satu pemain pun yang berlari, kemudian permainan di sini lambat, bahwa itu semua terlhat mudah. Sekarang saya dapat mengatakan bahwa ini tidak terjadi!

“Saya pikir ini adalah salah satu tipe permainan sepakbola yang sebelumnya tidak pernah saya rasakan. Banyak hal mendetail yang sangat kecil dan harus kami perhatikan. Kami bekerja sangat keras untuk meningkatkan fisik dan stamina di samping taktik. Oleh karena itu saya menganggap hal ini sangat berbanding terbalik dengan pola pikir saya sebelumnya.” Di Juventus, Tevez juga telah mewarisi nomor punggung 10, yang dulu sempat terkenal karena digunakan oleh Alessandro Del Piero. Keputusan dari pihak manajemen tim untuk memberikan kostum bernomor punggung 10 sempat membuat pendukung Bianconeri tidak menyukai itikad baik dari pihak klub, namun Tevez mengaku sama sekali tidak terganggu akan hal itu.

“Apakah anda ingin mengetahui yang sejujurnya? Saya sama sekali tidak memikirkan hal sepele macam ini, saya sama sekali tidak memikirkan mengenai kostun nomor punggung 10 yang selama ini digunakan oleh salah satu legenda mereka. “Ini akan seperti menempatkan saya di bawah tekanan berlebih. Ada dua hal dalam menyikapi hal ini. Yang pertama anda dapat bermain dengan baik di bawah tekanan, tetapi juga bisa menjadi bumerang dengan tampil buruk karena tekanan. Dan saya pikir lebih banyak kesempatan bermain buruk dalam situasi seperti itu. “Itu sebabnya saya hanya bermain seperti apa yang sudah saya lakukan sebelumnya . Saya percaya bahwa segala hal yang telah berjalan dengan baik bagi saya.

“Saya sama sekali tidak memikirkan apa yang sudah dicatatkan oleh klub ini sebelumnya, yaitu sejarah klub. Saya hanya konsentrasi untuk bermain dan terus bermain  dan berupaya semaksimal  mungkin memberikan gelar juara yang belum pernah dirasakan oleh tim ini sebelumnya. Sementara itu pelatih Antonio Conte mengaku sangat menyayangkan anak-anak asuhannya kala bermain imbang 2-2 dengan Shakhtar Donetsk saat turun bertanding di babak grup Liga Champions di pertengahan pekan kemarin. Bola Online